Pengembangan Wisata Candi Borobudur demi Keutuhan dan Kelestariannya

Bulan Juli tahun 2021 ini, Kemenparekraf menyelenggarakan sebuah acara musik di tempat wisata Candi Borobudur. Tempat wisata yang satu ini telah menjadi salah satu keajaiban dunia, yang harus terus dijaga dan diapresiasi untuk kelestariannya.

Acara musik tersebut diselenggarakan sejak bulan Juni lalu, yang rencananya masih akan berlangsung hingga bulan November 2021. Tujuan dari acara tersebut adalah sebagai representasi alat musik pada bagian relief di Candi Borobudur tersebut.

Pengembangan Wisata Candi Borobudur Sekarang

Acara Musik Wisata Budaya di Candi Borobudur

Kegiatan yang bernama Sound of Borobudur tersebut diharapkan bisa terus berkembang dan juga berkelanjutan. Musik menjadi hal yang utama dari acara ini karena menjadi bahasa yang sifatnya universal.

Hal itu juga bisa dipakai untuk menggali nilai universal yang terdapat pada relief di Candi Borobudur. Sejumlah musisi ternama Indonesia ikut memeriahkan acara, ditambah dengan musisi lainnya dari beberapa negara seperti Filipina, Laos, Taiwan, Tiongkok, Spanyol, Amerika dan sebagainya.

Tak hanya fokus pada musiknya saja, tetapi acara tersebut juga memamerkan pameran kreatif secara lokal, yang mempromosikan kekhasan dan juga keunggulan dari suatu produk. Para pelaku ekonomi kreatif tersebut juga ikut mendukung sektor parekraf di wilayah Candi Borobudur.

Alat musik yang dimainkan di sana terdapat pada relief-relief candi, sehingga hal itu menjadi sesuatu yang sangat unik. Acara Sound of Borobudur tersebut juga akan dieksplorasi lebih lanjut supaya bisa menjadi inspirasi acara musik di tanah air Indonesia.

Cerita Borobudur menjadi harmonisasi yang indah antara keindahan budaya dan wisata yang ada di Indonesia.

Pengembangan Tempat Wisata Candi Borobudur demi Keutuhan dan Kelestarian Budayanya

Candi Borobudur telah menjadi peninggalan yang paling bersejarah bagi bangsa Indonesia. Tentu saja harus dijaga dan dilestarikan, sehingga akan terus dilakukan pengembangan yang tak hanya dilakukan oleh Kemenparekraf tapi juga didukung oleh masyarakat Indonesia.

Apalagi Candi Borobudur juga termasuk di dalam kategori destinasi wisata yang menjadi super prioritas. Sehingga Borobudur akan selalu diupayakan dalam hal peningkatan kualitasnya yang berkelanjutan.

Itulah sebabnya Kemenparekraf menyediakan beragam acara/kegiatan atraksi, musik, dan sebagainya, karena dalam rangka menjaga keutuhan dan kelestarian Borobudur. Hal itu akan menguatkan nilai budaya serta historis dari Candi Borobudur itu sendiri.

Beberapa desa yang berada di sekeliling Candi juga mengalami peningkatan dalam hal kesejahteraan masyarakatnya. Hal ini juga sempat ditegaskan oleh Kemenparekraf, bahwa hal itu juga menjadi tugas mereka yang akan terus diupayakan.

Desa wisata harus terus mengalami peningkatan, terutama dalam bidang ekonomi masyarakatnya. Pengembangan dari desa wisata tersebut juga akan menjadi upaya Kemenparekraf yang berkelanjutan.

Upaya Kemenparekraf untuk Candi Borobudur

Wujud dari ditentukannya Candi Borobudur sebagai salah satu destinasi wisata yang menjadi super prioritas adalah, terimplementasikannya konsep pariwisata pada candi tersebut yang berkualitas yang dimulai dari aspek konektivitas, ancillary, aksesbilitas, atraksi, serta amenitas.

Masalah utama yang dimiliki oleh Candi Borobudur adalah adanya tekanan yang besar di bagian strukturnya, karena meningkatnya jumlah wisatawan di tahun 2019 lalu.

Dalam satu hari, ada sekitar 8000 pengunjung yang datang ke candi, sedangkan daya tampung yang ideal hanya 128 pengunjung saja. Pemerintah juga akan melibatkan masyarakat dalam dampak pelestarian dari Candi Borobudur tersebut yang berkelanjutan.

Supaya tumbuh rasa tanggung jawab pada masyarakat, yang ingin ikut menjaga, melestarikan, serta merawat peninggalan sejarah tersebut. Bahkan Candi Borobudur sedang dipersiapkan untuk memiliki laboratorium konservasi dalam hal cagar budaya, yang tarafnya sudah internasional.

Dalam rencana pengelolaan di Candi Borobudur ini juga telah diatur dengan baik. Misalnya dalam bidang fasilitas yang akan ditingkatkan informasi dan interpretasinya, tentang nilai-nilai penting di Candi Borobudur, kualitas dari lingkungan hidup, sumber daya alam, dan pengembangan di bidang pariwisatanya.

Pengembangan atraksi yang dibuat di sana, juga akan menunjang beberapa titik di kompleks candi tersebut. Tujuannya adalah untuk penyebaran wisata yang harus selaras dengan lanskap budaya dari candi itu sendiri.

Infrastruktur tempat wisata Candi Borobudur akan menjadi fokus utama pemerintah, lalu event dan amenitasnya, kemudian melakukan promo secara besar-besaran. Segala upaya yang dilakukan pemerintah saat ini, juga harus memberi dampak yang baik bagi ekonomi lokal dan juga nasional.