Kelebihan dan Kekurangan Fintech Syariah Maupun Konvensional

Sebagai masyarakat yang awam dengan perkembangan teknologi, terutama di teknologi finansial atau yang lebih dikenal dengan fintech. Sangat disarankan untuk mencari tahu mengenai teknologi finansial tersebut. Perlu diketahui juga kalau saat ini sudah ada dua jenis financial technology, yakni fintech konvensional dan fintech syariah.

Antara fintech konvensional dan fintech berbasis syariah sebenarnya memiliki cara kerja yang tidak jauh berbeda. Hanya saja perbedaan yang tampak pada keduanya terletak di prinsip yang mereka jalani.

Meski begitu, keduanya sama-sama mempunyai misi yang sama yakni membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka dengan meminjamkan dana melalui sistem elektronik.

Bila Anda tertarik untuk menggunakan atau memanfaatkan pinjaman dana dari fintech konvensional maupun fintech syariah. Maka Anda harus ketahui dulu kelebihan dan kekurangannya. Seperti yang akan kami bahas di bawah ini, yuk simak!

Kelebihan dan Kekurangan Financial Technology (Fintech)

Sebelum membahas mengenai kekurangan dari fintech, kami akan membahas mengenai kelebihannya, yang di antaranya adalah:

  • Pelayanannya yang mudah karena memanfaatkan teknologi digital dan cukup menggunakan ponsel pintar yang dipakai oleh borrower.
  • Informasi yang didapatkan terbilang cepat dan mudah karena sudah tertera dalam syarart dan ketentuan yang ada pada aplikasi.
  • Fintech menjamin keamanan data yang masuk berupa data biometrik, tokenization, enkripsi
  • Cepat diproses karena hanya membutuhkan foto identitas diri dan foto selfie saja berikut dengan data mengenai diri pribadi.

Sedangkan untuk kekurangan yang ada pada fintech di antaranya adalah:

  • Anda wajib untuk terkoneksi dengan layanan internet untuk bisa mengakses aplikasi melalui ponsel pintar atau perangkat lainnya.
  • Layanannya hanya bisa dijangkau oleh kalangan yang melek akan teknologi, salah satunya adalah paham akan aplikasi yang tersedia.
  • Rawan akan penipuan, oleh sebab itu sebaiknya Anda mencari dan menggunakan fintech yang benar-benar sudah terdaftar di OJK.
  • Biaya tinggi berupa bunga cicilan yang harus Anda patuhi bila benar-benar ingin menggunaka dana dari fintech sebagai modal untuk membangun usaha.

Meski pada kekurangan fintech di poin terakhir membahas mengenai biaya tinggi akibat dari bunga pinjaman yang harus dibayarkan. Hal tersebut hanya berlaku pada fintech jenis konvensional. Pada fintech syariah 2022 tidak memberlakukan hal tersebut, karena dianggap dapatĀ  menyulitkan borrower.