Crowdfunding: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya

Banyak UMKM yang saat ini kesulitan mendapatkan pinjaman modal. Banyak yang enggan meminjam ke bank karena tingginya biaya administrasi, dan bunga cicilan bulanan. Bagi sebagian pengusaha terutama yang masih baru dan skala kecil, hal demikian cukup memberatkan.

Namun, saat ini tak perlu lagi khawatir karena sudah ada alternatif menarik untuk menggalang dana dan mendapatkan modal usaha yaitu melalui crowdfunding. Layanan tersebut dapat menjadi alternatif utama karena menawarkan jasa layanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien. Setelah dana diperoleh, Anda bisa kembali fokus mengembangkan usaha lebih besar lagi.

Akhir-akhir ini crowdfunding Indonesia tumbuh sebagai industri online paling cepat. Hal ini tentunya karena crowdfunding telah memberi banyak manfaat dan kemudahan bagi berbagai kalangan. Namun, apa itu crowdfunding? Bagaimana cara mekanisme kerjanya?

Definisi Crowdfunding

Salah satu metode pendanaan secara bersama-sama sekumpulan orang alias patungan atau urun dana untuk mendanai sebuah proyek, bisnis, atau usaha tertentu. Biasanya crowdfunding dikemas dalam bentuk website atau platform online. Platform tersebut dijadikan sebagai media bertemunya penggalang dana dengan donatur.

Crowdfunding diinisiasi oleh sebuah ide kreatif untuk memulai proyek atau usaha yang berorientasi profit, ataupun berorientasi sosial. Sumber utama pendanaan crowdfunding berasal dari donasi orang. Pemilik ide biasanya akan menawarkan kepada masyarakat umum agar bisa ikut urun dana dalam mengembangkan suatu proyek.

Kontribusi setiap orang biasanya tidak terlalu besar. Namun, jika jumlah orang yang tergabung dalam urun dana tersebut bisa mengumpulkan jumlah dana yang cukup dan dipastikan proyek akan sukses. Hal ini merupakan bagian dari inovasi teknologi finansial atau dikenal dengan industri fintech yang mulai menjamur dan menggeser jasa layanan tradisional.

Tujuan dan Manfaat Crowdfunding

Secara umum, tujuan crowdfunding adalah mendapatkan pendanaan baik itu untuk sebuah proyek, pengembangan bisnis, ataupun merintis usaha baru. Bagi pemberi dana, crowdfunding memiliki tujuan untuk menggali keuntungan dengan meminjamkan modal secara kolektif kepada pengusaha.

Berikut beberapa manfaat Crowdfunding:

  • Jangkauan lebih luas, merupakan keuntungan utama dari crowdfunding. Layanan ini memungkinkan Anda memperoleh pemberi dana/investor dari wilayah yang beragam dan luas jangkauannya. Selain itu, juga membuat penawaran galangan dana dapat dilirik oleh banyak investor.
  • Kesempatan menilai bisnis, crowdfunding memberikan kesempatan mempresentasikan bisnis yang sedang Anda kembangkan pada calon investor sembari melakukan penggalian dana.
  • Pemasaran, proses penggalian dana secara tidak langsung mengarahkan calon investor untuk berkunjung ke website, atau sosial media bisnismu.

Jenis Crowdfunding

Ada beberapa jenis crowdfunding yang dikenal di Indonesia, diantaranya yaitu:

  1. Berbasis Donasi, yaitu pengumpulan dana berbasis sumbangan untuk proyek sosial. Proyek berbasis sosial biasanya tidak mendapat pembiayaan dari perusahaan finansial konvensional. Salah satu contohnya adalah donasi pembangunan masjid di Jepang dengan dana donasi sebesar 3 miliar.
  2. Berbasis Reward, yaitu pengumpulan dana atas imbalan yang sifatnya non finansial. Apabila sebuah proyek berhasil, pemberi dana akan mendapat imbalan berupa hadiah, barang, ataupun hadiah intangible seperti publikasi nama. Contohnya proyek pengadaan mobil tim reaksi cepat perlindungan anak. Total dana terkumpul 200 juta. Proyek ini memberi hadiah pada pemberi dana berupa kartu ucapan, t-shirt, dll.
  3. Berbasis Equity, yaitu pengumpulan dana berbasis imbalan finansial. Ketika proyek berhasil dikerjakan, akan ada pembagian keuntungan kepada pemberi dana. Contoh dari project dari equity crowdfunding yang berhasil adalah salah satu bisnis waralaba yang didanai oleh beberapa investor mencapai 500 juta rupiah. Investor yang berpartisipasi akan mendapatkan imbalan finansial sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
  4. Berbasis Pinjaman, yaitu pengumpulan dana yang sifatnya hanya sementara. Pemilik proyek diwajibkan untuk mengembalikan dana tersebut kepada pemberi dana beserta bunganya.

Jika membutuhkan pendanaan, Anda bisa cari di internet perusahaan yang menyediakan jasa crowdfunding.