Cara Memilih Tali Sling Yang Tepat dan Sesuai Dengan Beban

Memilih wire rope sling atau tali yang tepat tentunya memerlukan pertimbangan dan ketelitian. Berbicara tentang material konstruksi suatu bangunan, tak lepas dari kawat seling yang termasuk dalam bahan penting untuk digunakan. Keberadaan seperti elemen pelengkap untuk kekuatan sebuah rangka suatu bangunan.

Fungsi lainnya adalah dasar untuk perakitan poros atau katrol dengan tali berkapasitas berat. Selain itu juga digunakan custom dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Karakter yang mudah dibentuk namun kuat sehingga cocok untuk pembangunan dan pekerjaan lapangan.

Cara Memilih Tali Sling Sesuai dengan Kebutuhan

Terbuat dari material berbahan baja, sudah semestinya tali sling akan lebih kuat dengan tali pada umumnya. Pasalnya tidak hanya satu kawat, dari beberapa kawat akan dipelintir hingga menjadi tali seling yang kokoh. Dengan demikian dapat menahan beban berat namun tetap mempertahankan desain yang ramping.

Wire Rope Sling atau disebut juga wire sling yang satu atau kedua ujungnya ditutup secara permanen. Metode penggunaan tali ini digunakan dalam mengangkat barang, menarik mobil dan lainnya. Dalam memilih sling tentunya tidak hanya asal-asalan, perlu mempertimbangkan kebutuhan konstruksi. Berikut cara memilih sling yang tepat:

1. Sesuai dengan Ketentuan Kebutuhan Ukuran

Dalam memilih, diperlukan tabel ukur yang khusus yang akan membantu melihat yang sesuai dengan ukuran berdasarkan karakteristik objek. Terdapat penjelasan mengenai ukuran diameter tali, bobot minimum hingga perkiraan beban tiap meter. Kesimpulannya adalah perlu pengukuran objek terlebih dahulu misalnya dengan mengetahui ukuran wire rope sling.

2. Memilih Jenis Bahan yang Diinginkan

Setelah menentukan diameter dan bobot, maka selanjutnya adalah menentukan jenis bahan tali sling yang akan digunakan. Tahapan ini disebut juga dengan memilih inti tali atau core karena variasi di bagian tengah. Tiga material yang bisa menjadi pertimbangan yaitu wire core, hemp core atau bahan tali Manila dan juga fiber core atau tali plastik.

Masing-masing memiliki kelebihan tersendiri dengan inti bahan plastik maka lebih fleksibel dan mudah dibentuk. Kelebihan lainnya adalah tahan karat. Untuk inti kawat baja maka angka minimun breaking load akan lebih tinggi dan dapat digunakan untuk objek dengan bobot berat.

3. Perhatikan Bagian Finishing

Tahap terakhir dan fungsi terbagi dua jenis proses. Yang pertama adalah bright / un-galvanis dimana tali sling ini tidak melalui proses pelapisan pada bagian luarnya. Sedangkan yang kedua adalah galvanis yaitu kawat seling dengan melewati proses pelapisan material zinc.

Kelebihan finishing bright ini adalah harganya lebih murah namun kurang dari segi ketahanan. Sedangkan untuk galvanis lebih tahan banting terhadap karat namun harganya lebih mahal. Tergantung Anda memilih kelebihan yang tepat diantara dua finishing tersebut.

Itulah informasi tentang cara memilih tali sling terlengkap yang dapat dicoba. Lakukan perhitungan detail agar tidak terjadi kesalahan saat membeli. Dengan panduan cara memilih di atas tentunya akan membuat lebih teliti saat membeli sling yang sesuai.